Friday, September 30, 2016

BAHAYA PMS : PENYAKIT RAJA SINGA

PENGERTIAN PMS AIDS,RAJA SINGA DAN HERPES

Taukah Anda tentang bahay penyakit raja singa? Kami akan membahasnya pada artikel berikut.

Usia remaja adalahusia di mana remaja sangat ingin tahu dengan beragam hal baru di sekitarnya. Salah satunya adalah mengenai pergaulan. Pergaula antarremaja bisa saja menyimpang ke hal yang negatif. Akibatnya, timbullah penyakit menular seksual (PMS). 

Pernahkah kamu mendengar.penyakit AIDS, raja singa dan herpes? Penyakit-penyakit tersebut adalah penyakit menular seksual. Jadi apa saja penyakit menular seksual yang banyak berjangkit di masyarakat? Apa saja penyebabnya? Bagaimana pula cara penanggulangannya?

Hakikat Penyakit Menular seksual (PMS)

1.   Pengertian Penyakit Menular seksual (PMS)

Penyakit kelamin banyak terbisa di setiap negara. Banyaknya penyakit kelamin pada masyarakat mencerminkan keadaan sosial pengidap karena tergantung pada tingkah laku manusia, faktor psikologis, dan keadaan ekonominya.

Penyakit akibat hubungan kelamin (sexu­ally transmitted disease) adalahpenyakit-penyakit yang disebarkan melalui kontak seksual/kelamin. Sejak dulu, penyakit-penyakit ini adalahmasalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Apalagi setelah ditemukannya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus = virus yang melumpuhkan kekebalan badan manusia) yang menimbulkan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome = Sindrom menurunnya kekebalan badan). Penyakit-penyakit kelamin, termasuk HIV disebabkan oleh virus, kuman, dan mikroorganisme yang disebarkan melalui kontak kelamin. Lingkungan yang berlendir di pada vagina, penis, anus, dan mulut memang sangat penting bagi kuman-kuman jenis ini.

b. raja singa

penyakit raja singa adalah yang disebabkan oleh kuman Treponoma lidum. Penyakit ini menular melalui )ungan seksual dengan seseorang yang telah nderita raja singa dan melalui kontak kulit yang nfeksi. raja singa juga bisa ditularkan melalui rang ibu hamil kepada bayi yang dikandungnya.

Penyakit raja singa pada awalnya menjadikan luka yang menyakitkan yang disebut chancres. Rasa sakit ini timbul di sekitar kelamin, bibir, lidah, dan bagian badan lainnya. Lalu, penyakit ini menjadikan timbulnya bintil-bintil merah di kulit, terutama di telapak kaki dan tangan. Sakit kepala, luka di leher, dan pembengkakan kelenjar menjadi indikasi penyakit ini. Pada tahap akhir, penyakit ini bisa menjadikan kerusakan tulang, kebutaan, dan kerusakan saraf koordinasi. Bila dibiarkan, penyakit raja singa bisa menjadikan kerusakan hati, otak, kebutaan, dan ketulian.



Pada wanita hamil, penyakit gonore bisa ditularkan kepada bayi yang dikandungnya, sehingga bayi dilahirkan cacat, mengalami kebutaan, kerusakan pada tulang, otak, gigi, dan pendengaran.
Upaya Pencegahan Penyakit Menular seksual

1. Upaya Pencegahan

Ada dua cara untuk menolong mencegah terjadinya infeksi PMS. Cara yang paling meyakinkan adalah tidak mengadakan hubungan seksual sama sekali dengan upaya yang disebut pemantangan. Jika upaya pemantangan bukan pilihan yang dianggap mudah, praktik-praktik hubungan seksual yang aman harus diterapkan. Hal tersebut di antaranya adalah tidak mengadakan hubungan seksual dengan sembarang orang.
Pasangan suami istri usahakan selalu memakai alat kontrasepsi saat berhubungan seksual. Meskipun tidak mudah, mengkomunikasikan hal-hal yang berkaitan dengan kelamin yang aman (safe sex) perlu terus ditingkatkan, sehingga terjadi komunikasi yang jujur dan terbuka.

•  Lebih jauh lagi diperlukan adanya upaya peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya PMS dari segi moral. Pendidikan kelamin bagi buah hati-buah hati sekolah dan remaja pun perlu ditingkatkan agar mereka lebih waspada pada menjalani kehidupan pergaulan remajanya.

2.   Usaha Pencegahan dan Pemberantasannya

Penyakit kelamin bukan saja adalahpenyakit menular yang harus diberantas menurut garis-garis epidemiologis, namun juga adalahmasalah sosial yang mempunyai sifat yang sangat kompleks. pada usaha pencegahan dan pemberantasannya, diperlukan kerja sama yang baik dengan instansi-instansi lain bagai pendidikan, sosial, agama, kepolisian, dan sebagainya.
pada garis besarnya, usaha-usaha pencegahan dan pemberantasannya dijalankan dengan cara sebagai berikut.

Usaha-usaha yang ditujukan terhadap pengidap dengan pengobatan, penyembuhan, dan menghilangkan sumber penularan. Untuk ini perlu proses berikut.

Case finding, yaitu untuk mencari
pengidap pada masyarakat dengan
jalan pemeriksaan.                  

2)  Contact tracing, yaitu menanyakan kepada pengidap, siapa saja yang telah ia tularkan agar bisa diusut.

Pengawasan sumber penularan mengingat bahwa sebagian besar sumber penularan adalah dari wanita tuna susila (WTS), maka perlu diusahakan lokalisasi WTS agar bisa diberikan pengobatan secara periodik.

Pendidikan   dan   penerangan   kepada masyarakat. Masyarakat perlu mengetahui dan menyadari bahaya-bahaya penyakit kelamin untuk dirinya, keluarga, dan keturunannya.

Konsultasi dan penanganan penyakit kelamin
Bbm : 5EAAB389
Telp : 087719981639

No comments:

Post a Comment